jangle-tacks
Pages Navigation Menu

Tips Kecantikan, Kesehatan & Rumah Idaman Bagi Bunda Sekeluarga

Uang Saku Untuk Anak

Tips Kecantikan
Uang Saku Untuk Anak

Aliefa baru duduk di kelas 2 Sekolah Dasar. Hampir setiap hari ibunya membekalinya dengan makanan seperti roti, susu UHT dan lain-lain agar Aliefa tidak perlu membawa uang untuk jajan di kantin sekolah. Sekali waktu Aliefa tidak mau dibawakan bekal ibunya, dia malah minta dibawakan uang untuk jajan, seperti teman-teman katanya. Sang ibu agak ragu untuk memberikan uang jajan karena takut dibelikan yang tidak-tidak.
Betulkah sikap sang ibu?

Kebanyakan pakar keuangan sepakat bahwa memberikan uang saku kepada anak agar anak dapat belajar mengelola keuangan sejak dini. Janet Bodnar, wakil pemimpin redaksi kanal Personal Finance di Kiplinger mengatakan bahwa memberikan uang saku pada anak akan menjadi sarana management keuangan terbaik yang bisa diterapkan pada anak. Ia tak khawatir anak akan menghambur-hamburkan uang. “Ketika uang itu milik mereka, anak-anak akan membuat keputusan pembelian yang lebih tepat.

Bodnar memberikan beberapa rambu sebagai berikut:

  • Kapan harus memberikan uang jajan?

Uang jajan dapat diberikan saat usia anak sekitar 3-5 tahun, tergantung kondisinya. Kesalahan pertama orang tua adalah terlambat mengawali kebiasaan ini. Umumnya mereka akan menunggu sampai anak memasuki usia sekitar 8-10 tahun (usia pra ABG), sehingga orang tua kehilangan kesempatan untuk membahas masalah keuangan dengan anak-anak yang masih mau mendengarkan nasihat orangtuanya. Ketika anak mulai ABG, mereka sudah mendapat banyak pengaruh dari luar, seperti teman-teman, iklan, dan tentunya media, sehingga lebih sulit diarahkan.

  • Jangan terlalu sedikit

Besarnya uang saku yang diberikan tidak ada kaitannya dengan usia anak. Jangan mengambil patokan orang tua lain, karena bagaimanapun, penghasilan tiap keluarga berbeda sehingga anak pun berbeda pula. Berikan uang berdasarkan apa yang Anda harapkan dilakukan oleh anak dengan uangnya. Apakah hanya untuk jajan di sekolah saja, ataukah termasuk untuk jalan-jalan dengan temannya dan lain-lain? Disinilah Anda dapat mengajarkan anak untuk mengatur keuangannya sendiri. Anda juga harus bersikap tegas. Bila Anda memberikan uang saku mingguan, katakan bahwa uang tersebut harus digunakan untuk keperluan seminggu, Anda jangan berikan uang jajan bila anak sudah menghabisakan uangnya sebelum seminggu.

  • Jangan dijadikan sebagai imbalan untuk suatu kewajibannya

Ada beberapa orang tua yang memberikan hadiah berupa uang jika anak mau melakukan tugas-tugas rumah tangga . Beberapa pakar keuangan kurang sepakat dengan cara seperti itu. Sebaiknya pisahkan uang saku dari tugas rumah tangga. Dengan begitu, anak-anak akan mempelajari nilai kerja sama dan pengalaman dalam keluarga,” kata Aletha Solter, psikolog perkembangan dan pendiri Aware Parenting Institute di Goleta, California.
Pertimbangkan saat anak kerap menerima uang jajan tambahan, misalnya dari tante, nenek. Karena merasa sudah tidak bergantung lagi dengan uang pemberian orangtuanya, mereka bisa saja menolak melakukan tugas rumah tangga lagi.

» anak anak megang uang » contoh surat untuk meminta uang saku kepada ayah dan ibu » ibu membawah uang

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN

Gimana komentar bunda?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>